Bill Gates dan Steve Jobs Adalah “Pencuri”, Benarkah ?????


Siapa yang gak kenal Bill Gates dan Steve Jobs???pasti jarang yang gk tau, palagi yang kerjaanny berhubungan dgn kompi, atw hobi kompi. Bill Gates Pendiri Microsoft dan Steve Jobs yg punya Apple. kedua orang ini adalah Fenomenal dalam dunia perkomputeran. xixixixi, lebay.

“Good artists copy, great artists steal.” Begitulah kata pelukis dan pematung asal Andalusia, Spanyol, Pablo Picasso. Ungkapan itu mungkin terkesan naif, tapi begitulah yang kerap terjadi di dunia ini. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa banyak seniman atau penemu hebat lahir karena “mencuri” ide. Persis seperti yang dikatakan Picasso.

Kehebatan temuan Steve Jobs dan Bill Gates adalah contoh kecil tentang berlakunya “hukum” Picasso itu. Lihatlah Steve Jobs, bos Apple Inc, saat dia masih muda. Dia baru saja mencukur jenggot lebatnya saat komputer Apple pertama mulai diminati orang. Tapi resep cukur jenggot itu tak langsung melambungkan namanya, juga perusahaannya. Apple tetap secuil kuku dibandingkan dengan IBM, yang dikenal sebagai Raksasa Biru.

Penjualannya baru benar-benar mengguncang daratan Amerika Serikat setelah Steve Jobs dan timnya melahirkan komputer dengan tampilan grafis yang memukau, saat itu. Ya, Macintosh-lah yang telah menuliskan sejarah kehebatan Jobs. Saat IBM atau Altair, penemu komputer meja pertama yang menggandeng Microsoft, menyodorkan tampilan melulu teks yang membosankan, Apple muncul dengan desain grafis cantik. Tinggal klik dengan mouse, semua urusan beres.

Tampilan grafis dan tetikus (mouse) itulah temuan terhebat pertama Jobs. Tapi, tunggu dulu, dua temuan terhebat ini ternyata bukan temuan orisinal Steve Jobs dan gengnya. Mereka menjiplaknya atau mencurinya dari Xerox yang tak memanfaatkan temuan itu. Begitulah menurut film Pirates of Silicon Valley. Film ini diangkat dari buku Fire in the Valley: The Making of the Personal Computer yang ditulis oleh Paul Freiberger dan Michael Swaine.

Begini kisahnya: di sebuah siang, saat matahari menyapa langit San Francisco yang kerap membikin orang menggigil, Jobs dan teman karibnya, Steve Wozniak, serta beberapa programmer Apple Inc duduk bersama. Otak-otak mereka sedang beradu ide untuk melentingkan penjualan komputer dengan sebuah temuan baru. Seperti biasa, Jobs meniupkan dogmanya. “Kita harus menulis ulang sejarah manusia dengan temuan kita.”

Lalu sebuah ide brilian–dan sedikit nakal–menyambar otak mereka. “Mengapa kita tak mengambil ide tampilan grafis Xerox saja,” kata salah satu dari mereka. Lalu mereka pun meluncur ke pusat riset Xerox dan mengantongi temuan yang tak dilirik Xerox itu dengan harga sangat murah.

“Good artists copy, great artists steal,” kata Jobs menirukan ucapan Picasso. Sejak itulah kejayaan komputer Apple dengan cita rasa seni tinggi berkibar-kibar.

Bill Gates dan Microsoft saat itu masih remah-remah. Mereka tak bisa mengalahkan nilai seni–serta uang–Apple Inc. Keadaan itu baru berbalik setelah Bill Gates “mencuri” ide Apple tentang tampilan grafis dengan melahirkan Windows. Era Windows adalah titik kebangkitan Microsoft.

sumber:rumahwide.wordpress.com

Windows 7 VS Apple


 Windows 7 VS Apple
Microsoft meluncurkan Windows Vista pada tahun 2007 untuk menindak lanjuti kesuksesan piranti lunak Windows XP, yang secara mayoritas telah menguasai komputer di dunia, telah dikaji ulang, namun akhirnya mengecewakan kepuasan pelanggan.
Itu hanyalah untuk memenuhi tuntutan sejumlah perusahaan komputer dan beberapa orang pengguna. Sehingga Microsoft berusaha keras membuktikan sistem operasi baru, Windows 7, yang bukan hanya lebih baik dari Vista, namun juga lebih sederhana.
Hanya dibutuhkan kurang dari 40 persen disk space dan dengan persyaratan perangkat keras yang lebih rendah, sehingga kecepatannya lebih tinggi pada laptop yang dikenal sebagai netbook. Namun harus menghadapi ketatnya persaingan dari dua nama besar tekhnologi yaitu Apple dan Google.

Keuntungan Windows

Microsoft Windows digunakan 90 persen lebih dari seluruh PC, meskipun telah kehilangan beberapa persen dalam dua tahun terakhir, Hal ini telah menyakinkan kembali kenyamanan bagi kebanyakan pengguna komputer. Apa lagi, kebanyakan aplikasi Windows dapat ditemukan di mana-mana, terutama bagi mereka yang memiliki bisnis penting-telah tertulis secara eksklusif pada Windows.
Windows juga merupakan satu-satunya pasar game terbesar.
Namun dominasi Windows diluncurkan dengan sejumlah biaya: mayoritas dari virus berbahaya yang diciptakan untuk mentargetkan sistem. Itulah sebabnya Windows 7 dikembangkan sebagai salah satu kekuatan penting Vista-dalam keamanan.
Microsoft telah memproduksi sendiri software anti-virus, Security Essentials, yang dapat diunduh secara gratis; browser Internet Explorer terakhir akan berhenti memberikan data pribadi anda untuk website spoof; dan meng-update piranti lunak secara regular akan segera menanggulangi masalah yang ditemukan.
Yang tidak kalah pentingnya dengan keamanan adalah kesederhanaan. Sistem baru ini meminjam sejumlah bit terbaik dari hubungan pengguna Apple Mac-seperti taskbar pada bagian bawah layar yang memungkinkan anda memulai dengan cepat piranti lunak tersebut. Taskbar juga memungkinkan anda untuk melihat thumbnail images dari Windows yang terkait dengan setiap aplikasi terbuka, yang akan membantu anda menavigasi cara anda lewat email dan halaman web.
Ada beberapa fitur keren yang benar-benar Windows asli, – seperti kemampuan untuk menarik dua windows pada kedua sisi dari layar dan secara otomatis mengubah ukuran sehingga anda dapat membandingkan dan membedakannya.
Ini dikembangkan dalam pembuatan piranti lunak Media Center yang dengan mudah dapat digunakan untuk menikmati musik dan video pada sebuah laptop yang dihubungkan ke TV, anda bahkan dapat ‘memindahkan’ video dari satu komputer ke komputer lain-memungkinkan orang tua untuk mengawasi apa yang anak-anak mereka saksikan dalam kamar tidur.


Keuntungan dari Mac

Operasi terbarunya, yang disebut Snow Leopard. Dibandingkan dengan menambah fitur baru. kebanyakan perubahannya pada kemajuan penampilan bonnet. Namun Apple kurang membuktikan-peningkatan penjualan komputer Mac, yang ditenggelamkan oleh keberhasilan iPod dan iPhone.
Tidak seperti Microsoft, desain piranti keras dan piranti lunak Apple dibuat lebih sederhana untuk menciptakan gaya dan kestabilan sistem. Anda akan merogoh uang lebih banyak untuk sebuah Mac, namun harga tersebut sudah termasuk piranti lunak pengelola foto digital anda, pengedit video rumah, rekaman musik dan bahkan merancang situs anda sendiri.
Waluapun komputer harga tinggi Apple tidak mungkin mengancam supremasi Windows, sukses besar dari iPhone-yang menyediakan web browsing, email dan aplikasi unduh-ini menunjukkan bahwa wajahnya kini sedang berubah. Dan pada dunia mobile, Microsoft kini sedang berjuang mengikuti langkahnya.


Ancaman dari Google

Tantangan terbesar Windows pada masa mendatang, ketika Google meluncurkan sistem operasi sendiri, Chrome, tahun depan. Itu dikembangkan diatas fondasi yang sama seperti Linux—gratis, secara terbuka sebagai sumber piranti lunak yang menjadi kekuatan berbagai netbook.
Namun Google menjanjikan sesuatu yang sama sekali berbeda: sebuah sistem operasional ‘didesain bagi orang-orang yang hidup tergantung pada web.’ Chrome akan menyediakan akses pelayanan ‘cloud computing’ ke Google secara gratis-segala sesuatu dari email ke galeri foto. Karena kerja keras yang dilakukan oleh ‘the cloud’ – ditanamkan sever Google secara luas-komputer-komputer yang dijalankan dengan sistem operasi Chrome menjadi lebih murah dan berdaya rendah.

sumber: http://zoftpc.com/

%d bloggers like this: