Orang Indonesia pembuat Antivirus pertama di Dunia?


Indonesia bisa berbangga karena sudah mengenal virus lokal pada tahun 1988 dengan lahirnya virus lokal pertama bernama Den Zuk karya Denny Yanuar Ramdhani dari bandung. Sebenarnya virus ini berperilaku sebagai anti virus yang menghapus virus bernama Brain. Dan yang patu dibanggakan ialah IBM mencatat program Den Zuk sebagai anti virus pertama didunia. Publikasi dari sang pencipta virus dimuat di Virus Buletin edisi Januari 1991.

Virus Denzuko alias Den Zuk akan mencari dan menghancurkan duplikat virus Brain. Jika virus ini menemukan disket yang terinfeksi Brain, ia akan menghapus infeksi itu, dan menggantinya dengan virus Den Zuk sendiri. Virus ini bersembunyi di track 40 pada disket, namun biasanya disket berkapasitas 360K hanya memiliki nomor track 0 sampai 39. Virus ini tidak menginfeksi disket berkapasitas 1,2 MB atau volume disket 3,5 secara sempurna tapi sanggup menghancurkan data di dalamnya. Label volume disket “(c) Brain” akan diubah menjadi “YuCuIuEuRuP”. Hal ini menandai nama panggilan radio amatir sang pencipta, YCIERP.

Pada komputer yang terinfeksi virus ini, menekan Ctrl-Alt-Del tidak berpengaruh apa-apa ketika ingin me-restart komputer namun malah menampilkan teks “DEN ZUK” dalam sekejap sementara sang virus akan tetap tinggal di memori walaupun reboot dilakukan dengan cara lain. Den Zuk mengubah kombinasi perintah reboot dengan Ctrl-Alt-F5.
Den Zuk juga memiliki varian bernama Ohio dengan nama alias Hacker. Varian ini adalah versi kama dari Den Zuk sendiri yang sanggup menghapus virus Ohio.

Virur ini tercatat dalam virus timeline versi IBM dan semua lembaga yang terlibat dalam perkembangan virus. Semua setuju Den Zuko adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah virus komputer dunia. Setelah virus yang jtga anti virus ini lahir, kemudian bermunculan piranti lunak pembasmi virus sampai yang kita kenal sampai saat ini.

source: any

Advertisements

Virus Komputer Pertama Kali Diciptakan oleh Bocah 15 Tahun!


Elk Cloner dinyatakan sebagai salah satu virus mikro komputer yang menyebar luas keluar dari ruang lingkup tempat pembuatanya.Dibuat pada tahun 1982 oleh seorang murid Sekolah Menengah Atas yang berumur 15 tahun. Ia bernama Rich Skrenta. Virus yang ia buat, saat itu ditujukan untuk sistem komputer Apple II.undefined

Saat itu Skrenta tidak lagi dipercaya oleh teman-tamannya. Hal itu disebabkan oleh kelakuannya yang secara ilegal membagikan game dan software, ia pun sering menggunakan floppy disk untuk mematikan komputer atau untuk menampilkan kata-kata mengejek pada layar. Akhirnya Skrenta pun memikirkan metode untuk melakukannya tanpa floppy disk agar ia tidak dicurigai.

Selama libur musim dingin di Mt. Lebanon High School,Pennsylvania,Amerika, Skrenta menemukan bagaimana cara menampilkan pesan secara otomatis di komputernya. Dan akhirnya dia menemukan apa yang dewasa ini disebut sebagai boot sector virus, dan mulai untuk menyebarkannya di kalangan teman satu sekolahnya serta di sebuah club komputer.

Dari sumber yang didapat virus itu cepat tersebar dan sukses menginfeksi floppy disk orang-orang yang ia kenal, termasuk guru matematikanya. Virusnya banyak merepotkan korban yang terinfeksi. Dapat dibayangkan bagaimana repotnya karena saat itubelum ada satupun antivirus. Virus elk cloner ini hanya dapat dihapus secara manual dengan langkah yang rumit.

Elk Cloner menyebar dengan cara menginfeksi sistem operasi Apple II dengan tehnik boot sector virus. Artinya jika kita melakukan booting komputer menggunakan floppy disk yang sudah terinfeksi maka virus akan secara otomatis terkopi ke memory. Dan apabila ada floppy disk bersih dimasukan ke komputer virus akan mengkopi dirinya ke floppy itu.

Komputer yang terinfeksi akan menampilkan sebuah puisi dilayar saat booting ke 50.

Quote:
Dibawah ini puisinya :
Elk Cloner: The program with a personality
It will get on all your disks
It will infiltrate your chips
Yes it’s Cloner!
It will stick to you like glue
It will modify RAM too
Send in the Cloner!

Kesimpulannya, Elk Cloner tidak membuat sebuah kerusakan hanya merubah sistem pada floppy yang berisikan Apple DOS.

Saat ini, Skrenta jadi CEO di Blekko Inc, sebuah search engine internet

10 Virus Komputer Paling Menakutkan


Serangan virus jenis VBScript masih sangat tinggi, ini terbukti dari banyaknya laporan yang mengeluhkan perihal virus jenis script ini. Satu virus yang melesat tinggi ke urutan pertama adalah Discusx.vbs. Bila Anda masih ingat dengan virus ini, di Virus Top-10 edisi Maret 2008 yang lalu, virus Discusx.vbs berada di urutan 5, namun kali ini dia melesat naik ke urutan pertama. Berikut daftar selengkapnya:

1. Discusx.vbs

Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.

2. Reva.vbs

Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs http://www.arrahmah.com.

3. XFly
PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.

4. Explorea
Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties.

5. Gen.FFE
Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaanWindows . Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila terdapat string yang berhubungan denganantivirus maka program tersebut akan segera ditutup olehnya.

6. Hampa
Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon-kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di-compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat padaWindows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya, yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus.

7. Raider.vbs
Virus jenis VBScript ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.

8. ForrisWaitme
Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt” pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.

9. Pray
Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.

10. Rian.vbs
Virus VBScript ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, ia akan menciptakan file baru autorun.inf dan RiaN.dll.vbs pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban, termasuk Flash Disk. Komputer yang terinfeksi oleh virus ini, caption dari Internet Explorer akan berubah menjadi “Rian P2 Humas Cantiq hehehe……. ^_^”.

Virus Terbaru Komputer yang Meresehkan Dunia


Firma keamanan komputer dan Internet, NetWitness menyatakan bahwa ada satu jenis virus baru komputer yang saat ini sedang muncul dan meresahkan dunia. Virus yang dinamakan ‘kneber botnet’ itu mampu mengumpulkan password untuk mengakses finansial online, situs jejaring sosial dan sistem email dari komputer bervirus dan melaporkan informasi yang didapatnya ke hacker.

Menurut Chief Executive Officer NetWitness Amit Yoran, ada sekitar 75.000 komputer milik 2.500 organisasi yang berada di seluruh dunia yang telah terinfeksi virus botnet.

Virus ini sendiri ditemukan pada Januari 2010 dan dikategorikan sangat berbahaya karena perlindungan terhadap virus cara konvensional tidak cukup untuk menangkal botnet bekerja di komputer-komputer yang sehat.

Perlombaan para hacker untuk membuat virus-virus terbaru komputer sepertinya masih terus berlanjut dan telah memakan korban yang tidak sedikit. Entah sudah berapa banyak perusahaan atau organisasi yang dibobol oleh karena mereka dan sepertinya “peperangan” ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Source : okezone.com

%d bloggers like this: